Batik Jepara digalakkan lagi oleh Ibu Rumah Tangga di Kecamatan Batealit

Advertisement

Jepara - Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Jepara memberikan pelatihan membatik kepada 90 ibu rumah tangga yang ada di Kecamatan Batealit. Sebanyak 90 ibu rumah tangga itu terbagi dalam tiga angkatan. Angkatan pertama mendapatkan pelatihan pada Rabu (16/3/2016), sedangkan sisanya akhir pekan ini. Pelatihan membatik ini menghadirkan instruktur Suyanti Jatmiko, Ketua Paguyuban Batik Biyung Pralodho Jepara.

Kepala SKB Jepara Dian Sekar Sariutami mengungkapkan, pemberian pelatihan membatik ini sengaja diberikan agar ibu rumah tangga bisa lebih berdaya dan mandiri.

Baca Juga: SBY Bertemu dengan Bupati Jepara #SBYTourDeJava

“Kita ingin agar ibu-ibu ini tidak hanya mengurus masalah rumah tangga saja, melainkan bisa membuat karya yang nantinya bisa mengangkat derajat perekonominya,” kata Dian Rabu kepada Kartininews.com. Selain diberikan pelatihan, kata Dian, peserta juga akan diberikan pendampingan dan fasilitasi untuk mengambangkan ilmu yang sudha didapat. Baik mulai dari pemasaran batik yang dihasilkan, perizinan usaha hingga pemasaran.

“Kita tidak hanya memberikan pelatihan saja, melainkan pendampingan kepada mereka. Dari 90 peserta nanti akan kita ambil 25 terbaik untuk didampingi,” jelas Dian.

"Pelatihan yang diberikan kepada ibu rumah tangga ini yakni membatik cap. Batik cap dipilih lantaran peserta pelatihan awam sekali dengan dunia batik, sehingga diberi ketrampilan yang lebih mudah." kata Suyanti Jatmiko. “Di pelatihan ini kita ajari dari nol sampai batik jadi. Harapnnya, setelah dari pelatihan ini mereka bisa meneruskan sendiri di rumahnya masing-masing,” lanjutnya.

Baca Juga: Ekonomi Jepara Masih Rendah

Lebih lanjut Yanti menjelaskan, setelah pelatihan ini, sebagai pegiat batik Jepara, dirinya berharap akan terbentuk sentra batik Jepara di Kecamatan Batealit. Saat ini sudah ada setidaknya 12 sentra batik Jepara, mulai yang ada di Mlonggo, Bandengan, Pengkol hingga Bangsri. “Kita berharap di Batealit ini bisa beridir sentar abtik jepara juga,” harapnya.

Lia Harmonis Utami (23) salah seorang peserta mengaku senang bisa mendapatkan pelatihan membatik ini. Ibu muda dari Desa Raguklampitan Kecamatan Batealit ini mengaku baru pertama kali mendapatkan pelatihan membatik seperti ini.

“Ini pengalaman pertama mas, harapannya annti bisa membuat abtik sendiri dirumah,” katanya
Advertisement

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Batik Jepara digalakkan lagi oleh Ibu Rumah Tangga di Kecamatan Batealit"

Post a Comment

Silahkan Isi Nama lengkap dan Email untuk berkomentar.