IFEX 2016 Kolaborasi Desainer dan Industri

Advertisement
Jakarta - Penyelenggaraan IFEX 2016 ini Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) menyelenggarakan seminar desain bertaraf internasional dengan tema “Reimagining Craft & Design in Asia”. Seminar ini membahas mengenai potensi dan peluang tren untuk pengembangan desain furnitur di dunia.

Ada tiga tujuan dari digelarnya seminar ini. Pertama, untuk meningkatkan wawasan akan tren desain furnitur di dunia. Kedua, melihat peluang pengembangan desain yang akan datang. Ketiga, memahami potensi keunggulan desain Asia dan peluang nilai tambah melalui potensi skill dan material dari industri mebel Indonesia.

Narasumber yang dipilih adalah para pembicara kelas dunia yang karyanya sudah dikenal luas oleh publik, khususnya mereka yang berkecimpung di dunia desain produk atau desain interior. Seminar ini menghadirkan Ricky Pesik, Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif sebagai pembicara utama. Sedangkan pembicara lainnya yang hadir antara lain Zhu Xiaojie (Opal Furniture, China), Golf Jakkapun Charinrattana (Thailand), Julian Reuter (Out for Space, Jerman).

Tampil juga pembicara lokal seperti Alvin Tjitrowirjo, Tri Anugerah, dan Budi Pradono. Desainer Indonesia yang dipilih adalah desainer yang telah memiliki citra serta dikenal di dunia internasional, berkarya dengan produk berbasis bahan baku lokal dan menjadi cermin kebanggaan talenta bangsa Indonesia di dunia.

Menurut Rina Renville dari Indonesia Desainer, industri di Indonesia sebaiknya tidak hanya melihat pasar dan harga yang murah tetapi juga nilai yang lain.

“Desain merupakan bagian yang sangat penting bagi sebuah produk furnitur. Desain yang unik, kreatif, dan kental dengan nuansa lokal menjadi daya tarik yang banyak dicari konsumen dalam dan luar negeri. Kekayaan alam yang begitu luas menjadi sumber inspirasi tanpa batas bagi para desainer yang berani berinovasi dan berkreasi demi menciptakan produk yang fenomenal. Dalam pameran IFEX ini, Indonesia Desainer mengadakan seminar ini untuk memberikan wawasan kepada para desainer agar potensi desainer bisa terus dikembangkan,” tambah Rina.

Adanya pengembangan desain dengan konsep baru merupakan suatu keniscayaan saat ini. Era teknologi digital dan modern di dunia ini adalah masa yang tak terelakkan. Adalah penting untuk dapat melihat visi dan posisi craftmanship, sebagai sektor unggulan penghasil produk kerajinan dan mebel yang dibuat di negara-negara Asia. Jakkapun Charinrattana, pembicara dari Golf JC Studio Thailand, merupakan desainer yang memiliki hasrat untuk berkarya dengan material yang berbasis craftsmanship yang umum ditemukan di Thailand.

Dalam olahan karyanya, Jakkapun bereksperimen dengan kombinasi material alam dan material olahan modern. Desain-desainnya telah mendapatkan pengakuan dari G Mark, Jepang, DE Mark, Thailand, dan D3 Design Talent, Jerman.

“Observasi dari kehidupan di kota urban sangat menarik bagi saya dan itulah sumber insipirasi. Menurut saya foreigner datang ke Asia Tenggara dan melihat kehidupan kita, lalu terinsipirasi olehnya, menciptakan karya lalu menjualnya lagi kepada kita,” ujar Jakkapun.

Julian Reuter dari Out For Space direkomendasikan karena mereka, melalui desain, dengan bangga bercerita mengenai bahan baku lokal Indonesia yaitu rotan, dan berinovasi melalui aspek desain kontemporer dan riset dan dapat menjadi pelecut bagi betapa besarnya potensi industri Indonesia untuk maju di dunia.

Zhu Xiaojie merupakan salah satu desainer yang paling dikenal dan diakui di Tiongkok dengan olahan karya berbasis bahan baku lokal serta mampu mengangkat nuansa tradisional dengan nilai tambah estetika seni yang tinggi. “Tren itu bukan hanya sekadar ikut-ikutan, tetapi tren juga bisa membantu kita untuk menghasilkan ide-ide dalam berkarya. DNA dari tema tren Asia Tenggara adalah pemanfaatan inovasi dengan menggunakan local material dan local genius,” jelas Tri Anugerah, Trend Researcher BDA Design.
Advertisement

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "IFEX 2016 Kolaborasi Desainer dan Industri"

Post a Comment

Silahkan Isi Nama lengkap dan Email untuk berkomentar.