Di Mata Wahhabiyah: NU adalah Ahlusunnah Gadungan | Berita Kartini Terbaru dan Terpercaya

Di Mata Wahhabiyah: NU adalah Ahlusunnah Gadungan

pandangan nu terhadap wahabi, perbedaan wahabi dan nu, wahabi versi nu, nahdlatul ulama vs wahabi, nu vs wahabi salafi, perbedaan wahabi dan muhammadiyah, salafi menurut nu, nu vs wahabi youtube

Dalam pemetaan mazhab-mazhab teologi Islam, khusunya dalam masalah pemahaman terhadap sifat-sifat Allah SWT. kita akan menemukan beberapa aliran yang saling berseberangan. Di antara aliran-aliran tersebut adalah:
A) Musyabbihah, yaitu aliran yang meyakini bahwa Allah SWT. menyandang berbagai sifat yang juga disandang oleh makhuk-Nya, seperti keyakinan bahwa Allah berpostur seperti layaknya makhkuk; memiliki tangan, mata, betis, wajah seperti tangan, mata, betis, wajah makhluk-Nya, dll. Maha suci Allah dari menyerupai makhluk-Nya.
B) Mu’aththilah, yaitu kelompok yang menafikan semua sifat dari Allah SWT. dengan anggapan bahwa menetapklan sifat bagi Dzat Allah menyalahi kemaha sucian-Nya. Semua ayat dan hadis yang menyebut sifat Allahpun mereka tolak.
C) Mufawwidhah , yaitu mengimani adanya sifat itu sebagaimana datang dalam Al Qur’an atau nash shahih, tetapi tidak melibatkan diri dalam usaha memahami atau menafsirkannya. Makna sesungguhnya dari sifat-sifat itu mereka serahkan kepada Allah SWT.
D) Muawwilah, yiatu kelompok yang melibatkan diri dalam mena’wilkan ayat-ayat atau nash shahih yang berbicara tentang sifat Allah SWT. yang secara lahir mengesankan adanya keserupaan dengan sifat makhluk-Nya.

Mereka tidak menetapkan untuk Allah SWT. sifat-sifat makhluk-Nya tetapi tidak juga menolak berbagai sifat yang telah tetap bagi Dzat Allah SWT. Mereka meyakini bahwa Dzat Allah memiliki berbagai sifat indah dan asmâ’ yang mulia yang layak bagi kemaha-agungan dan kemaha sucian-Nya. Sifat-sifat itu tidak menyerupai sifat makhluknya. Setiap ayat atau hadis yang mengesankan adanya keserupaan sifat Allah SWT. dengan sifat makhluk-Nya maka akan dita’wîl agar sesuai dengan kemaha sucian Allah.

Kelompok terakhir ini sekarang lebih diwakli oleh kelompok teologi Ahlusunnah wal Jama’ah; Asy’ariyah (yang dipelopori oleh Abul Hasan al Asy’ari) dan Al Maturidiyah yang dipelopori oleh Al Maturidi), dan oleh mazhab teologi Mu’tazilah dan teologi Syi’ah.

Kelompok Musyabbihah selalu memamahi nash-nash dengan pemahaman leteralis, dangkal, jumud dan menolok memasukkan unsur majazi dalam memahami nash… karenanya mereka terjatuh dalam tasybîh , menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya. Sampai-sampai mereka menetapkan semua sifat yang disandang makhluk untuk Allah Sang Khaliq yang Maha Suci dan Maha Agung. Sebagian dari penganut paham ini menyederhanakan unsur tasybîhnya dengan mengatakan setelah menyebut sifat tertentu Allah, seperti Allah mempunyai dua mata, tetapi tidak seperti mata makhluk-Nya… Allah turun ke langit terdekat dengan dunia di sepertiga terakhir malam, tetapi tidak seperti turunnya makhluk-Nya … Allah mempunyai betis, tetapi tidak seperti betis makhluk-Nya… dan dmikian seterusnya.

Kelompok terakhir ini sekarang lebih diwakili oleh teologi Wahhabiyah yang diadopsinya dari Ibnu Taimiyah! Artikel ini tidak bermaksud meneliti latar belakang dan argumen masing-masing aliran di atas, hanya saja ia ingin menginformasikan bahwa para tokoh Sekte Wahhabiyah yang Musyabbihah itu telah mengklaim bahwa mereka-lah yang mewakili paham Ahlusunnah wal Jama’ah, sementara aliran teologi Asy’ariyah yang Ahlusunnah justru dituduhnya sebagai Mu’aththilah yang merupakan anak dari faham Bid’ahnya Jahm ibn Shafwân!

Mulai dari pendiri sekte Wahhabiyah hingga para menerusnya, tak henti-hentinya mereka menuduh bahwa aliran teologi Asy’ariyah bukan dari Ahlusunnah…. Asy’ariyah adalah adalah Ahlusunnah Gadungan… Asy’ariyah adalah Mu’aththilah yang sesat. Dan seperti kita ketahui bersama, bahwa di tanah air tercinta kita, kelompok yang menganut aliran Asy’ariyah adalah NU. Jadi kini gelar Ahlusunnah telah dirampas dari NU untuk dijadikan hak paten Wahhabiyah/Salafiyah. NU adalah Ahlusunnah Gadungan…. NU adalah Mu’aththilah yang berseberangan dengan ajaran Nabi saw. dan para sahabat mulia –radhiyallah ‘anhum-.

Dalam kitab at Tauhid, pada bab tentang firman Allah:
 ﺣَﺘَّﻰ ﺇِﺫَﺍ ﻓُﺰِﻉَ ﻋَﻦْ ﻗُﻠُﻮﺑِﻬِﻢ ﻗﺎﻟﻮﺍ ﻣﺎﺫﺍ ﻗﺎﻝ ﺭَﺑُّﻜُﻢْ، ﻗﺎﻟﻮﺍ ﺍﻟﺤَﻖَّ ﻭ ﻫُﻮ ﺍﻟﻌﻠﻲُّ ﺍﻟﻜﺒﻴﺮُ .
“Sehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata “Apakah yang telah difirmankan oleh Tuhan-mu?” mereka menjawab: (perkataan) yang benar”, dan Dia-lah yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

Muhammad ibn Abdil Wahhâb, pendiri Sekte Wahhabiyah berkata, “Pada ayat di atas terdapat beberapa masalah…. Masalah kedua puluh: Adanya penetapan sifat, berbeda dengan (faham) Asy’ariyah yang Mu’arththilah itu! [1] Jadi jelas dalam klaim pendiri sekte Wahhabiyah bahwa Asy’ariyah adalah kelompok Mu’aththilah ! Tokoh besar, penerus Da’wah Wahhabiyah, Ibnu Utsaimin (1421H) kembali mempertegas klaim Ibnu Abdil Wahhâb di atas. Ketika menysarahi kitab al Aqidak al Wasithiyah karya Ibnu Taimiyah ia menegaskan bahwa Asy’ariyah bukan bagian dari Ahlusunnah. Mereka adalah Mu’aththilah!

Ibnu Utsaimin berkata, “Maka diketahui dari ucapan penulis bahwa tidaklah masuk dalam kelompok Ahlusunnah siapa yang menyalahi mereka dalam cara mereka. Maka Asy’ariyah dan al Maturidiyah, misalnya tidak bisa dikelompokkan dalam kelompok Ahlusunnah dalam hal ini, sebab mereka menyalahi agama Nabi saw. dan para sahabat dalam memberlakukan sifat Allah SWT. sesuai dengan hakikatnya. Maka dari itu salahkah orang yang mengatakan bahwa Ahlusunnah itu ada tiga: Salafiyûn, Asy’ariyûn dan al Maturidiyûn. Anggapan ini salah. Kami berkata, ‘Bagaimana mereka semua digolongkah Ahlusunnah padahal mereka saling bersesilih?! Tiada setelah haq kecuali kesesatran, dhalâl … [2]

Dalam kesempatan lain ia menegaskan bahwa Asy’ariyah bukan Ahlusunnah, ia berkata, “Asyâ’irah dan al Maturidiyûn menetapkan sifat, tetapi mereka menyahali Ahlusunnah dalam banyak permasalahan sifat.” [3] Jadi jelas Asy’ariyah bukan Ahlusunnah, mereka telah menyalahi ajaran Ahlusunnah dalam banyak permasalahan sifat!!

Dalam kesempatan ketiga ia mempertegas bahwa Asy’ariyah adalah kelompok ahli ta’thîl , Mu’aththliah ! Pada pembahasan keenam, Ibnu Utsaimin menegaskan, “Tolok ukur penetapan atau penafian asmâ’ dan sifat itu adalah nash/ sam’u , akal-akal kita tidak mampu menetapkan atas Allah apapun. Jadi penentunya adalah sam’u , berbeda dengan Asy’ariyah, Mu’tazilah dan Jahmiyah dan selain mereka dari aliran-aliran ahli ta’thîl . ” [4]

Dalam kesempatan lain ia menguraikan ucapan Ibnu Taimiyah yang mengatakan bahwa mazhabnya (yang ia aku sebagai representatif ajaran Salaf dan Ahlusunnah) sebagai mazhab yang moderat, wasath dalam masalah sifat Allah SWT. yang berdiri tegak di antara dua faham menyimpang yaitu Ahli Ta’thîl al Jahmiyah dan Ahli Tamstîl al Musyabbihah . Dalam kesempatan itu Ibnu Utsaimin mengatakan, “Ini adalah dua tepi yang ekstrim; Ahli Ta’thîl al Jahmiyah dan Ahli Tamstîl al Musyabbihah.
§ Jahmiyah yang mengingkari sifat-sifat Allah Azza wa Jalla….
§ Mu’tazilah mengingkari sifat-sifat Allah dan menetapkan asmâ’-Nya.
§ Asy’ariyah menetapkan asmâ’-Nya dan tujuh sifat bagi-Nya.

Semua mereka ini tercakup dalam kelompok Ahli Ta’thîl , hanya saja sebagian dari mereka Mu’aththil total seperti kelompok Jahmiyah, sementara yang lainnya berfaham Mu’aththilah tetapi tidak total (relatif) seperti Mu’tazilah dan Asyâ’irah. ”[5] Dan ajaran Asy’ariyah, seperti juga Mu’tazilah, kata Ibnu Utsaimin, Imam besar Wahhabiyah di masanya adalah perusak agama. Mereka men tahrif / membelokkan nash-nash suci kemudian menamakan pembelokan mereka itu dengan istilah ta’wîl . Dan semua itu merupakan akibat dari virus bid’ah yang disebarkan musuh-musuh Islam, seperti bid’ahnya Jahm. [6]

Jadi dalam pandangan Ibnu Utsaimin, Asy’ariyah adalah ahli bid’ah dan sengaja memplesetkan nash Qur’ani dengan nama ta’wîl. [7] Andai bukan karena berkedok dengan kedok ta’wîl palsu itu pastilah mereka sudah layak disebut telah kafir, sebab mereka telah berbohong atas nama Allah.[8] Kelompok Mu’aththilah Adalah Kafir!!

Syeikh Abdurrahman ibn Hasan Âlu Syeikh menegaskan bahwa kelompk Mu’aththilah adalah telah kafir, ia berkata:
ﻭَ ﺃُﻟﺌﻚ ﺍﻟﻤُﻌَﻄِّﻠَﺔُ ﻛَﻔَﺮُﻭﺍ ﺑﻤﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻜﺘﺎﺏِ ﻭ ﺍﻟﺴﻨَّﺔِ ﻣِﻦْ ﺫﻟﻚَ، ﻭَﺗﻨﺎﻗَﻀُﻮﺍ ﻓﺒَﻄَﻞ ﻗﻮﻝَ ﺍﻟﻤﻌﻄِّﻠِﻴْﻦَ ﺑﺎﻟﻌﻘﻞِ ﻭ ﺍﻟﻨﻘﻞِ، ﻭ ﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺤﻤﺪُ ﻭَ ﺍﻟْﻤِﻨَﺔُ، ﻭ ﺇﺟﻤﺎﻉِ ﺃﻫﻞِ ﺍﻟﺴﻨَّﺔِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺼﺤﺎﺑَﺔِ ﻭ ﺍﻟﺘﺎﺑﻌﻴﻦ ﻭ ﺗﺎﺑِﻌِﻴﻬِﻢْ ﻭ ﺃﺋﻤَﺔِ ﺍﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦَ .
“Mereka kaum Mu’aththilah telah kafir dengan Al Qur’an dan Sunnah dalam ayat-ayat sifat, dan saling bertentangan, maka –dengan puji dan anugerah Allah- batilah ucapan kaum Mu’aththilah berdasarkan dalil akal dan naqli, dan ijmâ’ Ahlusunnah dari Sahabat, tabi’în, tabi’ut tabi’în dan para imam kaum Muslimin.” [9]

Setelah mengklaim bahwa hanya Wahhabiyah yang Muwahhid, dan selain mereka adalah Musyrik, kini mereka mengklaim hanya Wahhabiyah saja yang Ahlusunnah dan selain mereka adalah Ahli Bid’ah!! Inilah hakikat Wahhabiyah!

[1] Fathu al Majîd Syarh Kitâb at Tauhid ; Syeikh Abdurrahman ibn Hasan Âl Syeikh (W.1257H):204. Cet. Dâr al Kotob al Ilmiyah Beirut- Lebanon. Cet. Keempat tahun 1428H/2007M. [2] Syarah al Aqidak al Wasithiyah:22. cet. Maktabah al Hikam al Ilmiyah.Beirut. Tahun.1424 H/2003M.
[3] Syarah al Aqidak al Wasithiyah:32..
[4] Syarah al Aqidak al Wasithiyah:37.
[5] Syarah al Aqidak al Wasithiyah:288.
[6] Syarah al Aqidak al Wasithiyah:11.
[7] Syarah al Aqidak al Wasithiyah:40.
[8] Syarah al Aqidak al Wasithiyah:37.
[9] Fathu al Majîd Syarh Kitab at Tauhid:402.

Baca Berita Terkait:

COMMENTS

Nama

Agama,31,Bisnis,7,Brebes,1,Exhibition,6,Internasional,25,Jepara,82,karimunjawa,1,Lowongan,3,Nusantara,61,Pariwisata,6,Pemalang,5,Pendidikan,5,Persijap,1,razia,3,sekolah,3,Tegal,3,teknologi,11,tutorial,1,Wanita,12,
ltr
item
Berita Kartini Terbaru dan Terpercaya: Di Mata Wahhabiyah: NU adalah Ahlusunnah Gadungan
Di Mata Wahhabiyah: NU adalah Ahlusunnah Gadungan
pandangan nu terhadap wahabi, perbedaan wahabi dan nu, wahabi versi nu, nahdlatul ulama vs wahabi, nu vs wahabi salafi, perbedaan wahabi dan muhammadiyah, salafi menurut nu, nu vs wahabi youtube
https://3.bp.blogspot.com/-U4La04i_ju0/Vv96Qg2LsII/AAAAAAAAAj0/XWFrKSE6lmoQRCkXtktwBj7A8QUUysNTA/s320/NU.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-U4La04i_ju0/Vv96Qg2LsII/AAAAAAAAAj0/XWFrKSE6lmoQRCkXtktwBj7A8QUUysNTA/s72-c/NU.jpg
Berita Kartini Terbaru dan Terpercaya
http://www.kartininews.com/2016/04/di-mata-wahhabiyah-nu-adalah-ahlusunnah-gadungan.html
http://www.kartininews.com/
http://www.kartininews.com/
http://www.kartininews.com/2016/04/di-mata-wahhabiyah-nu-adalah-ahlusunnah-gadungan.html
true
1373541348100745015
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy