9 Kepsek Diberhentikan Akibat Pungli di Sekolah

Advertisement

Bandung - Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung, memberhentikan 9 kepala sekolah (Kepsek) SD dan SMP karena melakukan pelanggaran. Dia juga menskorsing lima kepsek SD dan mengusulkan pemberhentian lima kepsek tingkat SMA kepada gubernur.  Kepala Inspektorat Kota Bandung, Koswara, mengungkapkan modus dan aliran uang pungli yang terungkap dari sekolah-sekolah tersebut.

"Hasil pemeriksaan kami ini atas laporan wali kota, Ridwan Kamil, yang mengakomodir keluhan warga selama ini. Kami punya fakta-fakta tapi tidak bisa kami beberkan secara terbuka," ujar Koswara, Jumat (21/10/2016).

Koswara menjelaskan banyak peraturan dilangggar seperti larangan menjual buku dan seragam. Bahkan keuntungan penjualan dilipatgandakan. "Di PP 48 tahun 2008 ada yang melarang pungutan. Selain itu saya kira tolong dipahami PP 17 tahun 2010 tentang pengelolaan pendidikan. Di dalam pasal 81 ada larangan menjual buku pelajaran, bahan pakaian, seragam dan lainnya," terang Koswara. Namun pada kenyataanya, dalam penyelidikan inspektorat sejumlah sekolah melakukan pelanggaran. Salah satunya seperti menjual perlengkapan seragam. Modusnya sekolah menjual di toko berlabel koperasi.

"Tapi yang terjadi, banyak penjualan dengan modus koperasi terjadi. Misalnya harganya Rp 9 ribu, dijualnya Rp 10 ribu. Keuntungannya itu masuk ke kantong kepala sekolah. Dengan mengkoordinir satu orang, lalu nanti dibagikan," ungkap Koswara. Menurut Koswara, praktik semacam itu sudah menjamur di sekolah-sekolah dan berlangsung lama, namun tidak tersentuh.

Dalam kepemimpinan Wali Kot Bandung Ridwan Kamil, Koswara meyebut banyak reformasi yang dilakukan dan masyarakat banyak yang melaporkan. Sehingga satu persatu kebobrokan di dunia pendidikan Kota Bandung terungkap.

"Dulu tiidak tersentuh sehingga sulit. Saya kira ini reformasi yang bagus. Tahun lalu juga kami pernah menyelidiki. Hanya kala itu mereka hanya dimutasi," ucapnya. Terkait munculnya protes dari para kepala sekolah, Koswara menilai wajar bagi semua orang untuk melakukan pembelaan.

"Pembelaan itu hal yang wajar. Di dalam merespon kebijakan yang tidak populis. Karena itu menyangkut zona nyaman mereka," ucapnya. KartiniNews.com
Advertisement

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "9 Kepsek Diberhentikan Akibat Pungli di Sekolah"

Post a Comment

Silahkan Isi Nama lengkap dan Email untuk berkomentar.