Jangan Bangga Jadi Tukang Fitnah

Advertisement
Bismillahirrahmanirrahim

"JANGAN BANGGA MENJADI TUKANG FITNAH & JANGAN BERKECIL HATI JIKA DIFITNAH"

Pada suatu hari, dikatakan kepada imam Al-Hasan Al-Basri:
"wahai imam! Seseorang telah mengumpat, memfitnahmu tadi". Lalu Sang imam menyiapkan piring besar berisi manisan lalu membawanya ke rumah si pengumpat. Sesampainya di sana, beliau memberikan manisan kepadanya sembari berkata dengan lembut:
"Saudaraku! aku dengar kamu telah menghadiahkan seluruh kebaikanmu padaku. Maka aku ingin memberikan ini sebagai hadiah untukmu".

Lihatlah! betapa mulianya akhlak beliau? Akhlak seorang alim sekaligus amil. Imam besar sekaliber beliau..yang mana ayahnya Yasar merupakan abdi ndalem sahabat Zaid bin Tsabit dan ibunya Khoiroh juga abdi ndalem istri Rasulullah Ummu Salamah...saja tidak terlepas dari cemoohan, umpatan, fitnahan. Apalagi kita sebagai orang awam rendahan. Fitnahan tidak lantas menjadikannya meradang. Justru merasa senang. Kenapa? pada diri orang yang dzolim terdapat kesengsaraan dan pada diri orang yang didzolimi terdapat kejayaan. Rasulullah bersabda:

"اتقوا دعوة المظلوم وإن كان كافرا فإنها ليس دونها حجاب"(رواه أحمد عن أنس).

Artinya:"berhati-hatilah kamu terhadap doa orang yang terdzolimi meskipun dia kafir karena sesungguhnya doanya tidak terhalang" (HR.Ahmad dari Anas).

Ingatlah! Orang kafir yang kamu dzolimi saja doanya tidak terhalang. Lantas bagaimana jika yang didzolimi adalah sesama Muslim yang kamu sendiri tidak bisa menjamin bahwa kamu lebih baik darinya. Rasulullah bersabda:

"دعوة المظلوم مستجابة"(رواه الطياليسي عن أبي هريرة).

Artinya: "doa orang yang kamu dzolimi itu mustajab" (HR.Ath-Thoyalisi dari Abu Hurairoh).

Ingatlah! Apapun bentuk fitnahanmu yang hanya karena kecintaan pada seseorang dan kebencian pada seseorang yang lain, hanya akan merugikanmu saja. Ingatlah! tidak takutkah kamu jika orang yang kamu dzolimi memanjatkan doa untukmu? Dan bagi saudaraku yang terdzolimi, jangan berkecil hati! bersabarlah! berpangku tanganlah hanya kepada Allah! maka kejayaanlah yang akan kamu petik kelak. Teguhkan hati! jangan lantas membalas dengan caci maki.

Abdullah bin Salam berkata:

لما خلق الله الملائكة رفعت رؤوسهم إلى السماء فقالت؛يا رب مع من أنت؟قال؛مع المظلوم حتى يؤدى إليه حقه

Artinya: ketika Allah selesai menciptakan Malaikat,mereka mengangkat kepala ke langit dan bertanya; Tuhan! bersama siapakah Engkau? Allah menjawab; Aku senantiasa bersama orang yang terdzolimi hingga haknya terpenuhi.

Mengagumkan bukan? Dengan ini semoga yang dzolim dengan segala umpatan, fitnahan dan lain-lain dapat terbuka hatinya dan orang yang didzolimi tidak lagi berkecil hati apalagi menghentikan langkah kaki.

Mugi manfaat By:Qutub Jamiel
Advertisement

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jangan Bangga Jadi Tukang Fitnah"

Post a Comment

Silahkan Isi Nama lengkap dan Email untuk berkomentar.