Jepara Batik & Tenun Festival 2016

Advertisement
JEPARA – Lembaga Pelestari Seni Ukir Batik dan Tenun Jepara nampaknya tidak berubah komitmennya untuk mengembangkan potensi batik dan tenun Jepara. Caranya dengan menggelar kembali Jepara Fashion Batik dan Tenun Festival 2016, Senin (21/11).

Kegiatan yang mulai digelar tahun 2016 ini ditujukan untuk meingkatkan kecintaan generasi muda terhadap potensi lokalnya dan sekaligus mengembangkan kreatifitas desainer muda Jepara. Tahun lalu dari event seperti ini lahir seorang desainer muda dari SMKN 2 Jepara bernama Risky Rahayu. Ia berhasil menyabet juara lomba cipta desain tingkat Jawa Tengah, hingga karyanya ditampilkan dalam Indonesia Fashion Week di Jakarta. Ny Atikoh Ganjar Pranowo dan Menteri PP & PA Yahana Yambise mengagumi karyanya.

“Harapan kami event ini dapat digelar secara rutine agar anak-anak kita bangga menggunakan produk lokal daerahnya sebab di desain dengan menarik” ujar Ketua Lembaga Pelestari Seni Ukir, Batik dan Tenun Jepara, Hadi Priyanto.

Sementara ini tenun dan batik terkesan pakaian formal yang hanya digunakan oleh orang tua. Karena itu event ini juga memiliki makna promotif,” tambah Hadi Priyanto. Dari sisi ekonomi, kehadiran event fashion show ini juga diakui oleh banyak kalangan memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan batik dan tenun Jepara. Permintaan cukup banyak setiap event fashion show di gelar. Lahirnya paguyuban Perajin Batik Biyung Pralodho Jepara juga karena upaya dari lembaga ini.

“Bahkan penetapan pakaian batik motif Jepara sebagai pakaian dinas para pegawai dilingkungan pemda juga lahir dari event tahunan ini tahun 2014 lalu. Ini diakui sebagai awal kebangkitan batik Jepara” ujar Hadi Priyanto saat membuka event tersebut. Upaya lain yang dilakukan oleh lembaga ini adalah Penetapan Peraturan Bupati tentang ornament ukiran pada bangunan dinas milik pemerintah yang dicanangkan oleh Gunernur Jawa Tengah, juga lahir dari kegigihan para pegiatan ukir yang tergabung dalam lembaga ini, termasuk pembentukan komunitas tukang ukir Jepara.

Event rutin tahunan yang digelar dalam rangka hari Batik Internasional ini diselenggarakan secara rutine sejak tahun 2012. Untuk tahun 2016 ini diikuti oleh 130 peserta kelas lanjutan dan 34 kelas pemula dan diselenggarakan di Gedung Wanita tanggal 19 November. Sedangkan pemenangnya untuk kategori tingkat pemula usia dibawah 12 tahun peringkat pertama dimenangkan ananda Dias Nova Safitri dari SD Negeri 1 Mantingan, peringkat kedua diraih ananda Syalinna Rezaningtyas. A dari SD Negeri 2 Panggang, peringkat ketiga diraih oleh ananda Salsa Oktavia El Malicha dari SD IT Amal Insani, sedangkan pada Juara Harapan I diraih oleh ananda Cherly Oktavia Ramadani SD Negeri Ketileng Singolelo dan Juara Harapan II diraih ananda Kafka Nafisa Amelia dari SD Negeri 2 Krapyak.

Dan pada kategori tingkat lanjut usia diatas 12 tahun Dinar Ayu. R dari SMK Negeri 2 Jepara menjadi juara 1, Reny Oktavia menjadi juara 2 dan juara 3 diraih Angela Febiyana. P.A dari SMK Negeri 2 Jepara, sedangkan untuk juara harapan 1 diraih Nabella Amalia Utami dan juara harapan II diraih Putri Rizki dari SMA Negeri 1 Jepara.

Event ini didukung oleh PT. PLN Pembangkitan Tanjungjati B, Bank Jateng, PDAM, Lapita, Swalayan Saudara, Radio Kartini, Majalah Pena, SMK Negeri 2 Jepara dan KartiniNews.com. KartiniNews.com.
Advertisement

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jepara Batik & Tenun Festival 2016"

Post a Comment

Silahkan Isi Nama lengkap dan Email untuk berkomentar.