Pramuka Mengajarkan Kesombongan terhadap Makanan

Advertisement
Di Facebook terdapat seseorang yang curhat terhadap ulah Pramuka, dia menuliskan beberapa hal yang patut disoroti. Berikut curhatannya:
Saat masih aktif di kepramukaan dulu, gojlokan kakak-kakak senior lebih keras dan ketat di banding masa sekarang, tapi tidak pernah para senior saya mengajarkan untuk menyia-nyiakan makanan (nasi) seperti ini, Maaf bukannya sombong, gini-gini saya pernah aktif mengikuti pelatihan di Saka Bhayangkara, mengikuti seleksi Ubaloka, Raimuna nasional, itu tidak pernah diajarkan yang seperti ini. Hati saya menangis melihat kondisi kepramukaan yang seperti ini. TOLONG AGAR BENAR-BENAR DIPELAJARI, DIPAHAMI, DIAMALKAN APA ITU TRI SATYA DAN DASA DARMA PRAMUKA
Dari Curhat aktifis Pramuka ini perlu diberi apresiasi dan yang menjalankan kegiatan menyia-nyiakan makanan perlu dinasehati. Saat ini para orangtua dengan susah payah mencari nafkah buat anak-anaknya, banting tulang peras keringat. akan tetapi malah anak-anaknya diajarkan menyia-nyiakan makanan. hal ini bentuk akhlaq yang tidak baik. Para pembina pramuka harusnya malu akan kegiatan ini. dan sangat tidak layak untuk diterapkan. 

Hal ini mencerminkan tidak peduli dan tidak menghargai jerih payah paraa petani yang berjuang mati-matian untuk menanam padi sampai menjadi nasi yang kita makan. Unsur pendidikan pramuka yang sangat buruk dan dapat merusak mental generasi saat ini.

Perlu digaris bawahi oleh para pembina pramuka, jangan sampai ini terulang kembali dan ajarkan pendikan mental yang baik. jangan sampai kelewat batas seperti ini.

Salam Pramuka.
Advertisement

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pramuka Mengajarkan Kesombongan terhadap Makanan"

Post a Comment

Silahkan Isi Nama lengkap dan Email untuk berkomentar.