Iklan

Iklan

,

Iklan

Air Makhluk Pertama yang diciptakan Allah Ta'ala

5 Agu 2022, 11:35 WIB Last Updated 2022-08-05T04:35:59Z
ada perbedaan pendapat yang dipahami umat islam di indonesia yang menyebutkan bahwa Makhluk perdana yang diciptakan Sang Kholik adalah Air dan juga ada yang menyebutkan Nur Muhammad.
Mari kita lihat Ayat Alquran berikut yang menjelaskan tentang Makhluk Perdana:

1) Dalam Ayat ke 30 di Surat Anbiya disebutkan bahwa:
وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ
“Dan kami menciptakan segala sesuatu (yang) hidup itu dari Air.”

Dalil Hadits yang menyebutkan Air adalah Makhluk Perdana adalah
2) Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam al-Baihaqi
[انَ اللّهُ وَلَمْ يَكُنْ شَيْءٌ غَيْرُهُ ,وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ]
“Allooh ada pada azaly (yaitu Ada tanpa keawalan/permulaan) dan tidak/belum ada sesuatu-apapun selain Allah Ta'ala, Dan arsy-Nya (Makhluk Terbesar) berada di atas Air.”

3) dan juga hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban
كُلُّ شَيْءٍ خُلِقَ مِنَ الْمَاءِ
“Segala/setiap sesuatu (makhluk) itu diciptakan dari bahan Air.”

Hadits-hadits tersebut statusnya Shohih. Sedangkan hadits yang menyebutkan Nur Muhammad itu Makhluk perdana adalah Maudhu'. Penjelasan Nur Muhammad ini justru bertentangan dengan Akidah karena penjelasan tersebut mengatakan Nur Muhammad diciptakan dari Nur Allah. Penjelasan ini yang akan menyebabkan ke dalam pemahaman tasybih. Yaitu menyerupakan Allah dengan Nur. Jika dimaknai bahwa Allahlah yang menciptakan Nur dan dari Nur diciptakan Nur Muhammad, maka dapat dipastikan bahwa Nur Muhammad bukanlah yang pertama.

Jadi dengan dengan Dalil yang Pasti, dari Alquran dan Hadits yang shohih disebutkan bahwa Airlah yang Pertama kali diciptakan. Dan Air ini tidak seperti yang dimaknai manusia di muka bumi seperti yang dilihat di dunia.

Setelah Air diciptakan, Allah Ta'ala membentuk Arsy. Kemudian Al Qolamul A'la dan kemudian Lauhul Mahfudz. Setelah ke-empat makhluk tersebut Al Qolam diperintah Allah Ta'ala untuk menulis di Lauhulmahfudz selama 50.000 tahun. Setelahnya diciptakan Bumi dan Langit.

Ref: Al Fiqh Al Akbar karya Imam Hanafi

Iklan

iklan