Iklan

Iklan

,

Iklan

Pitulikur Pulo Karimunjawa menerima Alat Angkut dan Mesin Pengolahan Sampah dari Gubernur

14 Apr 2019, 14:11 WIB Last Updated 2019-04-14T07:11:35Z
Jepara – Dalam kegiatan Tausiyah Kebangsaan (jumat, 12/04/2019), gubernur menyempatkan memberikan bantuan kepada para penerima bantuan gubernur tahun 2018 dan tahun 2019. Salah satunya adalah Yayasan Pitulikur Karimunjawa. Yayasan ini mempunyai fokus kegiatan untuk membersihkan sampah di Karimunjawa. Kegiatan bersih-bersih sampah di pantai dilakukan rutin sebulan sekali yang digerakkan oleh Yayasan Pitulikurpulo dengan masyarakat.

Kegiatan ini juga didukung penuh oleh BTN (Balai Taman Nasional) Karimunjawa dari 2017 sampai sekarang sudah diberikan perhatian khusus oleh Gubernur Jawa Tengah. Kegiatan pemberian bantuan ini didampingi Taj Yasin (Wakil Gubernur), beserta Bupati dan wakil Bupati Jepara. Gubernur menyerahkan bebera alat angkut sampah dan mesin pengolahan sampah pada yayasan Pitulikurpulo di Pendopo Kabupaten Jepara.

Pantai karimunjawa yang semakin hari semakin diminati wisatawan baik lokal maunpun mancanegara memberikan dampah sampah tersendiri. Sehingga masalah sampah ini perlu segera ditangani karena tidak ada TPS3R ataupun TPA sampah. Oleh karena itu, Yayasan pitulikurpulo berdiri dan fokus pada kegiatan pengolahan sampah di pulau karimunjawa. Pengolahan sampah yang dilakukan secara hulu ke hilir. dilmulai pembersihan pantai dari sampah lalu pengangkutan, pemilahan sampai pada proses sampah berubah jadi sesuatu yang layak jual.

Yayasan Pitulikurpulo berharap dengan adanya bantuan ini, dapat menjadi satu keunggulan tersendiri bagi tempat wisata karimunjawa yang bersih dari sampah. Dimulai dari edukasi kepada para wisatawan agar membuang sampah pada tempatnya dan juga pada kegiatan bersih sampah.

Gubernur Jawa Tengah juga memberikan himbauan agar dilakukan dengan serius penanganan sampah ini di pulau karimunjawa. Hal ini seiring dengan berbagai fasilitas transportasi di Pulau Karimunjawa semakin lengkap. oleh karena itu, diperlukan kerjasama sesama stakeholder untuk selalu peduli dengan sampah. Agar tercipat tempat wisata yang bersih, terutama di Jepara dan juga Jawa Tengah.

Iklan

iklan