Iklan

Iklan

,

Iklan

Rekor Muri Penenun Terbanyak Dunia dengan ATBM

13 Jul 2019, 16:26 WIB Last Updated 2019-07-13T09:29:37Z
Gebyar Kabumi desa Troso mempersembahkan pemecahan rekor Penenun Sehari Jadi dan peserta terbanyak. Tercatat ada sekitar 1.408 Penenun yang ikut adalah memecahkan rekor tersebut. Perajin Tenun dari Desa Troso ini menampilkan keahliannya merajut benang untuk dijadikan kain tenun.
Kegiatan ini dalam rangka Troso Festival 2019 yang diselenggarakan 12-14 Juli 2019.

Pemecahan Rekor Dunia yang dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) ini masuk dalam kategori penenun tradisional terbanyak dengan memakai ATBM (alat tenun bukan mesin).
Pemecahan rekor dunia ini diselenggarakan hari ini di Lapangan Desa Troso, Kecamatan Pecangaan. Rekor baru ini telah menyingkirkan Rekor MURI sebelumnya yang dipegang oleh Pemerintah Sumba Barat Daya NTB dengan Rekor 1100 perajin tenun pada 2017 lalu. Pemecahan Rekor MURI untuk Tenun Troso ini menjadi kebanggaan Desa Troso dan Jepara secara keseluruhan.

Bacalagi: Jawa Tengah Percepat Sektor Industri dan Pariwisata

Ketua Panitia memang membuat rekor MURI 2019 dengan mendatangkan 75 sampai 100 alat tenun bukan mesin. Semua alat tenun sudah dipersiapkan dan juga sudah mempersiapkan perajin tenun asal troso. Kegiatan menenun ini dilakukan secara bergantian untuk mendapatkan hasil jadi Kain Tenun Troso.

Troso Festival ini dimulai dari hari jumat kemarin dengan kegiatan senam dan pengajian umum yang mendatangkan penceramah dari monas, yaitu Kyai Monas. (Mohammad Nasihin) dari Mlonggo Jepara. Kemudian hari ini, Sabtu, 13 Juli 2019, acara dibuka jam 7 kemudian dilanjutkan dengan kirab Tenun. Setelah itu langsung dikerjakan proses penenunan kain troso sampai Jadi dengan dewan Juri darii Rekor MURI langsung.

Bacalagi: 3 Tempat Wisata Asyik di Jepara yang Harus dikunjungi

Di sela-sela kegiatan tersebut, Troso festival ini juga terdapat kegiatan donor darah, Lomba hias tumpeng antar RW se Desa Troso, Lomba mewarnai untuk tingkat TK/PAUD dan SD/MI. Serta terdapat Pentas Musik. Kegiatan ini sampai sore dan dilanjutkan malam hari dengan Fashion Show Baju Tenun tingkat PAUD/TK sampai SMP dan diakhir dengan pentas Budaya.

Acara di Hari Ahadnya ada parade Musik baik dari Musik Band lokal dan juga musik Tradisional seperti Tongtek. Dan juga ada Fashion Show untuk Tingkat Dewasa (umum). Kemudian diakhir dengan kegiatan pemilihan Duta Wisata Desa Troso. Troso Festival ini juga menyediakan Bazar pasar Rakyat di lokasi Festival.

Iklan

iklan