Iklan

Iklan

,

Iklan

KKN UNISNU: Pelatihan Administrasi BUMDes Desa Semat untuk Kemajuan

11 Sep 2019, 16:45 WIB Last Updated 2019-09-11T09:48:15Z
JEPARA – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sekarang menjadi tulang punggung setiap desa. Oleh karena dibutuhkan manajemen organisasi dan kewirausahaan dalam menjalankan roda BUMDes tersebut. Narasumber dari Unisversitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara, Ali Sofwan S.E, M.Si dan juga Tim KKN Unisnu Desa Semat, Selasa (10/9/2019) siang kemarin, telah memberikan Pengarahan administrasi BUMDES kepada pemuka Masyarakat, baik Ketua RT, Wakil Karang Taruna dan juga pengurus BUMDes Desa Semat Tahunan Jepara.

Kegiatan Pelatihan Administrasi tersebut berada di Gedung SD Negeri Semat II, dan diinisiasi oleh Tim KKN Unisnu Desa Semat. Pada kesempatan tersebut, Selvi Diana Rosyidah bertindak sebagai PIC kegiatan. Dihadapan para peserta kegiatan, narasumber mengatakan, dengan adanya Undang-Undang No.6 Tahun 2014 tentang desa itu, akan memberikan otonomi luas kepada desa untuk mengatur dan mengurus kewenangan Desa, termasuk pengelolaan keuangan.

Bacalagi: Sanggar Persing Langon Membuka Kelas Ajar Natah untuk Masyarakat Jepara

Selain alokasi dana desa dan hasil pajak daerah, retribusi daerah, dana pembantuan provinsi/Kabupaten, dan juga sumber penerimaaan desa lainnya, saat ini bertambah lagi yaitu Dana Desa APBN, sehingga diatur dalam RKP Desa meliputi Bidang Pembangunan Desa dan Bidang Pembangunan Masyarakat Desa.

Lebih lanjut Ali Sofwan, Kepala Sekolah BUMDes Kab. Jepara mengatakan, penggunaan Dana Desa diprioritaskan dalam membangun, untuk merawat dan juga mengembangkan pemenuhan kebutuhan dasar, seperti Puskesdes, Polindes, Posyandu, PAUD, Sarana dan Prasarana Desa, Jalan Desa, Jalan Usaha Tani, Embung Desa, serta pembangunan energy baru dan terbarukan, termasuk pengelolaan air bersih, pemeliharaan irigasi tersier, budidaya perikanan, sarana dan produksi desa.

Adanya BUMDes ini merupakan lembaga usaha yang dapat dikelola serta penggunaannya sangat diprioritaskan untuk kemajuan dan perkembangan desa. Hal ini juga merupakan langkah dari Pemerintah Pusat dalam upaya pemerataan pembangunan ekonomi. Dengan pemerataan ini, diharapkan tidak akan terjadi kesenjangan antara masyarakat perkotaan dan pedesaan. Sehingga BUMDes diharapkan bisa melahirkan industri kreatif yang mampu memberdayakan masyarakat.

Bacalagi: Afid Permata Rangkul Gapopin dan Pengusaha Mebel buat Pasar Murah

Dijelakan oleh narasumber bahwa Pemerintah ingin menyempurnakan dan memperbaiki sistem yang belum baik dan perlu perbaikan, karena belum memiliki sistem, harga, dan distributor yang sama. Ke depan, untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok yang terjangkau namun belum tercapai, perlunya kerjasama dengan BAZNAS, Badan Waqaf, Koperasi ASN dan BUMD serta mitra untuk bersatu dan saling bersinergi.

Bacalagi: KKN Unisnu Desa Semat Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Bank Sampah 

Kholidah Munasti yang bertindak sebagai Kormades KKN Unisnu Desa Semat berharap, dengan adanya pembekalan ini, para peserta dapat menyerap dengan baik pengetahuan yang disampaikan oleh para narasumber. Sehingga masyarakat desa Semat khususnya mampu menggali potensi Desa Semat seperti wisata pantai, dengan harapan dapat memajukan desa melalui langkah-langkah yang strategis, bermanfaat dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian dan pembangunan desa.

Iklan

iklan