Iklan

Iklan

,

Iklan

MWC NU Kangkung Gelar Haul Sesepuh dan Halal bihalal

16 Mei 2022, 09:27 WIB Last Updated 2022-05-16T09:01:04Z

Kendal - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal menggelar haul sesepuh NU dan halal bihalal, Sabtu (15/5).

Acara diawali dengan ziarah ke makam sesepuh NU Kecamatan Kangkung, KH Samroddin Rois di tempat pemakaman umum Desa Gebanganom Wetan. Sejumlah pengurus MWC dan warga NU memenuhi makam pendiri Pondok Pesantren Syafi’iyah Salafiyah Gebanganom Wetan dam melantunkan bacaan tahlil dan doa.

Acara berlanjut dengan halal-bihalal di Gedung MWC NU Kecamatan Kangkung Kendal. Halal-bihalal dikemas dengan pengajian menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren Al Ishlah Semarang, KH Ahmad Hadlor Ihsan sebagai Mauidhoh hasanah. Dalam pemaparannya, Kiai Hadlor menyampaikan bahwa sejatinya orang yang meninggal hanya mencicipi mati.

“Karena mati itu tidak lama, akan ada kehidupan setelah kematian. Orang yang mati masih bisa memikirkan orang yang masih hidup. Jika amal kita baik, maka mereka akan senang. Bila amal kita tidak baik, merekapun mendoakan kita agar mati dalam keadaan baik,” terangnya.

Hal itu, dikarenakan menjadi alasan Nahdlatul Ulama memiliki tradisi haul, tahlil dan mendoakan orang yang sudah meninggal. Tradisi ini hanya dimiliki NU, masih banyak kelompok yang salah memahami tradisi tersebut dan menganggapnya sesat. Hal itu karena mereka tak memahami tradisi itu secara utuh.

Selain halal-bihalal, pada kesempatan itu juga dilaksanakan pelantikan pengurus Jamiyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal. Pelantikan badan otonom NU yang mewadahi qari’, ahli dan penghafal Alquran yang baru terbentuk di Kecamatan Kangkung itu dipimpin Ketua JQH Kabupaten Kendal, KH Ahmad Baduhun Badawi.

Ketua MWC NU Kangkung, Kyai Akhmad Khoiron mengatakan kepengurusan JQH dibentuk atas usulan ranting. Maka ia berharap Ranting NU ikut mendorong dan bertanggungjawab pada keaktifan JQH di tingkat ranting.

“Semoga JQH ini bisa semakin menyemarakkan kegiatan semarak Kembali kepada Al-Quran di Kecamatan Kangkung, bersinergi dengan badan otonom NU yang lain dalam mensyiarkan Islam ahlusunnah wal jamaah,” harapnya.

Iklan