Iklan

Iklan

,

Iklan

Kades Cibinuang Punya Istri Siri disidang Camat Kuningan

Kartininews
8 Sep 2022, 16:04 WIB Last Updated 2022-09-08T09:05:25Z

Kuningan - Tersebarnya foto Kades Cibinuang dengan perempuan yang bukan istri resminya viral di media masa dan akhirnya Camat Kuningan memanggil yang bersangkutan ke kantornya di Jalan Aruji. Kepala Desa Cibinuang pun memenuhi panggilan Camat Kuningan untuk dimintai keterangan dan dilakukan rapat terbatas bersama perwakilan dari aparat, BPD dan LPM Desa Cibinuang, (6/9/22).


Rapat terbatas itu juga dihadiri oleh Sekertaris DPMD Ahmad Faruq, Polsek, Babinsa dan juga Satpol PP setempat.

Camat Kuningan, Didin, mengatakan pemanggilan ini karena adanya protes warga yang dikarenakan viralnya foto kades dan istri sirinya sehingga mengagendakan memanggil para pihak, termasuk Kades.

“Mohon besok 2 sesi. Sesi 1 jam siang 13.30 WIB bersama BPD, LPM, perangkat desa, dan juga muspika serta DPMD. Dan lanjutnya sesi 2 terpisah yaitu Kades Cibinuang sore jam 15.15 WIB” ujarnya. 

Protes warga ini akibat viralnya foto Kades Cibinuang bersama istri sirinya yang kemudian warga melakukan aksi demo ke balai desa Cibinuang pada Hari Ahad (4/9). Foto yang viral tersebut di unggah di Instagram yang terlihat Kades bersama seorang wanita yang bukan istri resminya. Dan postingan instagram tersebut diketahui oleh pemuda setempat. Kejadian tersebut juga dibenarkan oleh Ketua RT 16/RW 01 Dusun Manis Desa Cibinuang, Eman Sudiaman.

“Intinyamah kan aya postingan, yaitu di instagram, lalu masyarakat resah,” kata Eman.

Hasil keterangan masyarakat bahwa diketahui bahwa perempuan yang berfoto dengan kades Cibinuang itu adalah istri sirinya. Akan tetapi kabar tersebut tidak rame di masyarakat. Namun karena adanya masalah Kades Cibinuang dengan istri sirinya itu yang berujuang diceraikan secara lisan.

Eman, mengatakan bahwa pernikahan bisa dibilang memang ranah pribadi. Akan tetapi, karena jabatannya sebagai Kades, hal tersebut menjadi dipermasalahkan warga.

“Pami teu diposting mah kajantenan moal sapertos ayeuna, masyarakat mah kan terang na istri na mung hiji,” ujarnya dalam bahasa Sunda.

Setelah dipanggilnya lembaga desa dan para tokoh masyarakat Cibinuang, serta kepala desa secara terpisah, Camat Kuningan menyampaiakn permasalahan yang terjadi di lapangan. 

“Intinya adalah menanggapi permasalahan di desa Cibinuang, kita meluruskan. Hari ini, dari BPD LPM telah mencari tahu apa yang sebenernya yang terjadi secara fakta di lapangan. Selanjutnya season kedua untuk kepala desa,” terang Didin.

Saat pertemuan dengan kades, lanjut Didin, telah disampaikan beberapa permasalahan yang ada di lapangan, termasuk saran dan juga masukan lembaga yang sebelumnya dipanggil.

“Dengan harapan bahwa desa Cibinuang akan kembali aman dan kondusif kembali, meskipun perlu proses karena sudah terlanjur bergulir hal-hal tersebut,” jelas Camat Kuningan.

Camat juga berharap, hal-hal yang terjadi ini janganlah sampai ada yang dirugikan, baik warga masyarakat atau dari pemdes sendiri. Terutama, Camat ingin pelayanan desa Cibinuang tetep bisa terlaksana, terlayani jangan sampai terganggu.

“Dalam waktu dekat ini akan mengundang lagi dari perangkat dan lembaga-lembaga, serta kades yang mungkin dengan istrinya,” tuturnya.

Mediasi tersebut dilakukan sebagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan, supaya tidak terjadi perbedaan pendapat dan tidak juga jadi konflik yang berkepanjangan. Karena, Camat melanjutkan, yang akan terimbas adalah warga dan juga proses pelayanan di pemerintahan Desa Cibinuang.

Saat ini, Pemdes Cibinuang telah mendekati agenda pertanggung jawaban anggaran, perubahan termasuk perencanaan anggaran mendatang.

Iklan

iklan