TRENDING

Sosialisasi Bahaya Cyberbullying di MTs Islamic Center, Mahasiswa UNISNU Dorong Peningkatan Sekolah yang Kondusif

 Jepara - Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kalipucang Kulon Kecamatan Welahan, memberikan sosialisasi bahaya Cyberbulliying dan mendorong peningkatan sekolah ramah anak di MTs Islamic Center.


Upaya untuk menghidupkan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman bagi peserta didik terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Mahasiswa KKN UNISNU Jepara angkatan XXI di Desa Kalipucang Kulon turut mengambil bagian melalui program pendampingan lembaga pendidikan yang ramah anak serta pencegahan kekerasan. 

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah sosialisasi bahaya cyberbullying yang bertema “Gerakan Bersama Stop Bullying: Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman” di MTs Islamic Center, Desa Kalipucang Kulon, pada Senin (3/8/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00-11.00 WIB dan diikuti oleh siswa MTs. Islamic Center. 

Sosialisasi menghadirkan Dr. Mahfudlah Fajrie, S.Sos.I., M.S.I sebagai narasumber. Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Rahma Aliya selaku ketua panitia, dengan Sri Utami sebagai pembawa acara dan Daffi Arbiyan Fathrizq Faiz Haq sebagai moderator. 

Sosialisasi digelar untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai dampak bullying dan cyberbullying. Persoalan perundungan penting dikenalkan kepada siswa karena bullying tidak selalu terlihat secara langsung. Karena itu, siswa perlu memahami bentuk-bentuk penindasan, akar persoalan yang berada di baliknya, dampak yang dapat meluas, serta peran lingkungan dalam memberikan perlindungan kepada peserta didik.

Kegiatan dibuka oleh Sri Utami selaku MC. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Abdul Rokib, S.Pd.I., S.Pd., selaku Kepala MTs Islamic Center. Dalam sambutannya, Abdul Rokib menyambut baik dan mendukung pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan mahasiswa KKN UNISNU Jepara. 

Setelah sambutan, Daffi Arbiyan Fathrizq Faiz Haq memandu jalannya sesi materi sebagai moderator. Dr. Mahfudlah Fajrie, S.Sos.I., M.S.I. kemudian menyampaikan materi dengan judul Anatomi Bullying dan Ekosistem Perlindungan.

Dalam materi tersebut, siswa diajak terlebih dahulu memahami pengertian bullying. Pembahasan kemudia berlanjut pada empat wajah penindasan, sebelum melihat lebih jauh akar masalah di bawah permukaan dan daya hancur yang meluas.  

Narasumber juga mengajak siswa melihat kembali posisi mereka ketika berhadapan dengan situasi perundungan melalui pembahasan “Siapa Kamu dalam Situasi Ini?”. Materi kemudian mencakup batas hukum mutlak serta pentingnya membangun ekosistem perlindungan terpadu sebagai bagian dari upaya mencegah dan menghadapi perundungan.

Di akhir pemaparan, disampaikan pesan “Penindasan tumbuh dalam kesunyian, hancurkan dengan keberanian.” Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa persoalan perundungan perlu dihadapi, bukan dibiarkan berlangsung dalam diam.

Dr. Mahfudlah Fajrie, S.Sos.I., M.S.I. menyampaikan materi kepada peserta Sosialisasi Stop Bullying di MTs Islamic Center. Para siswa mengikuti pemaparan hingga selesai. Setelah materi disampaikan, suasana kegiatan berlanjut lebih interaktif ketika siswa diberi kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan narasumber.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah siswa tidak hanya mengajukan pertanyaan, tetapi juga menceritakan pengalaman yang pernah mereka alami berkaitan dengan bullying. Cerita tersebut kemudian menjadi bagian dari diskusi bersama narasumber. Siswa mendapat kesempatan untuk menyampaikan pengalaman yang mereka temui, sementara narasumber memberikan tanggapan dan penjelasan terkait cara menghadapi serta mencegah perundungan.

Usai sesi tanya jawab, panitia menyerahkan sertifikat kepada Dr. Mahfudlah Fajrie, S.Sos.I., M.S.I. sebagai bentuk penghargaan atas kesediaannya menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Stop Bullying. Penyerahan sertifikat kepada Dr. Mahfudlah Fajrie, S.Sos.I., M.S.I. sebagai narasumber kegiatan Sosialisasi Stop Bullying.

Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama yang melibatkan narasumber, mahasiswa KKN UNISNU Jepara dan siswa MTs Islamic Center. Foto bersama dengan Dr. Mahfudlah Fajrie, S.Sos.I., M.S.I., mahasiswa KKN UNISNU Jepara dan siswa MTs Islamic Center setelah kegiatan Sosialisasi Stop Bullying.

Sosialisasi cyberbullying ini menjadi salah satu kegiatan mahasiswa KKN UNISNU Jepara angkatan XXI selama menjalankan program di Desa Kalipucang Kulon Jepara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan lingkungan pendidikan sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mengenal dan membicarakan persoalan perundungan secara lebih terbuka.

Melalui materi “Anatomi Bullying dan Ekosistem Perlindungan”, siswa memperoleh pemahaman mengenai perundungan dari berbagai sisi, mulai dari pengertian bullying, empat wajah penindasan, akar masalah di bawah permukaan, daya hancur yang meluas, posisi seseorang dalam situasi perundungan, batas hukum mutlak, hingga pentingnya membangun ekosistem perlindungan terpadu.

Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN UNISNU Jepara dalam mendampingi lingkungan pendidikan di Desa Kalipucang Kulon sekaligus mengenalkan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik. (Red)

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment